Merasa Tak Bersalah, Istri Arinal Siap Bongkar Fakta di Persidangan
RayaPost.com- BANDAR LAMPUNG (KANDIDAT) – Kasus dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) 10 persen di PT Lampung Energi Berjaya (LEB) terus bergulir dan kini menyeret perhatian keluarga Arinal Djunaidi. Sang istri, Riana Sari, menyatakan siap membuka fakta seluas-luasnya dalam persidangan.
Didampingi anak dan menantu, Riana tampil tegas membela suaminya. Ia meyakini tidak ada aliran dana korupsi yang dinikmati oleh Arinal sebagaimana yang dituduhkan dalam perkara tersebut.
“Saya hadir di sini untuk memberikan dukungan. Kami meyakini tidak ada satu rupiah pun yang masuk ke kantong Bapak. Nanti semua akan terbuka di persidangan,” ujar Riana di Kejaksaan Tinggi Lampung, Selasa (28/4/2026) malam.
Ia juga mempertanyakan besaran kerugian negara yang disampaikan penyidik, khususnya angka ratusan miliar rupiah yang dinilai belum jelas dasar perhitungannya.
“Framing Rp271 miliar itu dari mana? Silakan media memberitakan, tapi harus berimbang,” tegasnya.
Tak berhenti di situ, Riana mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas persoalan tata kelola migas secara menyeluruh, termasuk dugaan penyertaan modal dalam jumlah besar yang disebut-sebut berkaitan dengan perkara tersebut.
“Kalau mau benar-benar clear, jangan ada yang ditutup-tutupi dan jangan pilih kasih. Semua warga negara punya kedudukan yang sama di depan hukum,” ujarnya.
Di tengah proses hukum yang berjalan, Riana menggambarkan kondisi Arinal dalam keadaan baik saat dijenguk. Ia bahkan menyebut suasana pertemuan berlangsung santai.
“Kami tadi sempat tertawa. Saya bercanda soal jam dan cincin beliau,” katanya.
Lebih jauh, Riana menyampaikan dukungan moral penuh kepada suaminya agar tetap kuat menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.
“Bapak harus sehat dan kuat. Jangan khawatirkan kami. Kami tidak malu, karena kami yakin Bapak tidak korupsi. Kami akan tetap tegakkan kepala dan membela beliau,” tegasnya.
Kasus ini masih terus berproses dan menjadi sorotan publik, terutama terkait transparansi pengelolaan dana PI 10 persen yang melibatkan PT LEB.(***)












