400 Jemaah Haji Lampung Utara Siap Berangkat
RayaPost.com- Lampung Utara – Sebanyak 400 jemaah calon haji asal Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dijadwalkan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 3 Mei 2026. Ratusan jemaah tersebut kini dinyatakan siap setelah melewati seluruh tahapan persiapan.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lampura, dari total 400 jemaah, terdiri dari 185 laki-laki dan 216 perempuan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lampura, Feryza Agung, mengungkapkan bahwa seluruh calon jemaah telah mengikuti berbagai tahapan penting, mulai dari kelengkapan dokumen, perekaman biometrik visa, pemeriksaan kesehatan, hingga pembekalan manasik haji.
“Seluruh tahapan sudah dilalui. Untuk lokasi pelepasan jemaah masih menunggu hasil rapat dengan Kanwil Kementerian Haji Provinsi, kemudian dilanjutkan dengan Pemerintah Kabupaten dan stakeholder terkait. Namun yang pasti, jemaah Lampura siap diberangkatkan,” kata Feryza kepada media.
Bahkan, kata dia, keberangkatan tahun ini diwarnai perbedaan usia yang cukup mencolok.
“Jemaah termuda tercatat berusia 16 tahun, yakni M. Multazam Nabil Assyaf, warga Mulangmaya, Kotabumi Selatan. Sementara jemaah tertua berusia 88 tahun, yakni Mursinu Thoni Abdul Rahman, warga Karang Agung Bernah, Kotabumi Selatan,” ungkapnya.
Feryza menambahkan, untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah, pemerintah telah menyiapkan petugas pendamping haji. Tim tersebut terdiri dari TPHI, TPIHI, tenaga medis seperti dokter dan perawat, serta petugas haji daerah.
“Pendampingan ini penting untuk memastikan jemaah tetap sehat dan aman selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” jelasnya.
Terkait isu konflik di Timur Tengah yang sempat menjadi perhatian, Feryza menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia.
“Pemerintah melalui Menteri Haji dan Umrah memastikan persiapan telah mencapai 95 persen dan seluruh proses tetap berjalan sesuai rencana. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Haji dan Umrah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan lancar,” tandasnya(***)












