Menu

Mode Gelap
Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah Dewan Pendidikan dan Gubernur Lampung Sepakat Bahas Program Kerja untuk Lima Tahun Kedepan 3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama “Eks Karyawati Alfamart Tuntut Keadilan, Perusahaan Mangkir dari Mediasi” Spesial Hari Kartini 2026: Saatnya Wanita Indonesia Prioritaskan Kesehatan Kekerasan di EPA Memalukan, Sikambara Minta Sanksi Tegas

Berita

Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah

badge-check


					Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah Perbesar

Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah

 

RayaPost.com— Teluk Betung, salah satu wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang Bandar Lampung mengalami Intimidasi saat mencoba mewawancarai anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Robiatul Adawiyah.

Peristiwa itu, terjadi disela sidang kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pesawaran yang digelar Selasa (21/04) kemarin dengan terdakwa Syahril Taufik.

Usut punya usut, Terdakwa Syahril diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan Robiatul Adawiyah yang saat ini duduk di kursi Legislatif kota Bandar Lampung.

Wartawan Harian Kandidat Edi mengatakan, bahwa kejadian Intimidasi itu terjadi Saat Robiatul keluar dari ruang sidang ia mencoba meminta keterangan singkat terkait pandangan dirinya terkait sidang. Apalagi salah satu terdakwa diketahui masih keluarga dari anggota DPRD kota Bandar Lampung itu.

“Permisi, Mbak, izin wawancara sebentar,” singkat Edi wartawan.

Namun, Robiatul menolak dan berlalu dengan berjalan tergesa-gesa sambil meninggalkan wartawan.

“Tidak, tidak, saya tidak mau diwawancarai,” urainya.

Kendati demikian, Situasi kemudian berubah ketika seorang perempuan yang diduga kerabat Robiatul tiba-tiba melontarkan protes kepada wartawan. Ia meminta agar tidak ada pengambilan gambar, sembari mempertanyakan identitas media.

“Ngapain video-video, Kalian tidak berhak, Kami ini bukan terdakwa. Siapa nama kamu, Oh dari Kandidat, Tunggu saja ya,” ucapnya

Tak berhenti di situ, perempuan tersebut kembali mendatangi wartawan dan melontarkan ancaman akan membawa persoalan ini ke jalur hukum dan sambil menyentuh dada wartawan.

“Saya laporkan kalian atas pencemaran nama baik,” tandasnya.(***)

Apa Komentar Anda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dewan Pendidikan dan Gubernur Lampung Sepakat Bahas Program Kerja untuk Lima Tahun Kedepan

21 April 2026 - 15:26 WIB

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

21 April 2026 - 15:23 WIB

“Eks Karyawati Alfamart Tuntut Keadilan, Perusahaan Mangkir dari Mediasi”

20 April 2026 - 20:51 WIB

Spesial Hari Kartini 2026: Saatnya Wanita Indonesia Prioritaskan Kesehatan

20 April 2026 - 20:28 WIB

Kekerasan di EPA Memalukan, Sikambara Minta Sanksi Tegas

20 April 2026 - 08:34 WIB

Trending di Berita